Ini 5 Faktor Yang Memengaruhi Keberhasilan Wirausaha

Satu hal yang penting dimiliki wirausaha adalah inovasi dan kreatifitas. Di tengah maraknya usaha yang ada, tentu harus ada inovasi yang berbeda agar produk kita dikenal dan diminati. Untuk itu dibutuhkan kreatifitas tinggi untuk bisa menghasilkan ide-ide baru dalam dunia usaha. Faktor keberhasilan dan kegagalan wirausaha – Menjadi wirausaha yang sukses merupakan impian dari banyak orang. Tentu tidak semua wirausaha berhasil, karena ada juga yang gagal.

William adalah salah satu pengusaha yang sukses di Indonesia, ia juga menjadi pendiri dari salah satu situs e-commerce terbesar di Asia yaitu Tokopedia. Kesuksesan yang diraih William tidak terlepas dari usaha serta kerja kerasnya. Saat Anda membangun bisnis, tidak serta merta Anda akan mendapatkan penghasilan yang besar. Ada banyak hal yang harus Anda kerjakan agar bisnis Anda terus tumbuh. Tetap fokus pada tujuan Anda akan membuat Anda dapat mengelola usaha dengan baik.

Karenanya para wirausahawan sukses di luar sana sudah merasakan segala hal dalam proses membangun usahanya. Seorang pengusaha harus berani mengambil resiko sehiggga berkeinginan untuk mendapatkan hal-hal baru di dalam hidupnya. Mengambil keputusan dengan mempertimbangkan resiko terkecil dari pilihannya adalah hal yang perlu Anda biasakan dan ini merupakan salah satu cara menjadi pengusaha sukses. Sehingga calon pengusaha dapat ditentukan dari cara pandangnya menyelesaikan masalah. Terdengar easy namun untuk bisa tekun dalam menjalankan bisnis sendiri sebenarnya sangat sulit. Memerlukan kerja keras dan konsisten sehingga tidak mudah menyerah ketika mendapatkan tantangan dalam menjalankan usaha.

Sekali lagi, target bukan hanya tentang menetapkan tujuan namun juga harus diusahakan agar dapat terwujud. Penting untuk menerapkan strategi yang tepat agar usaha yang dijalani untuk mencapai goal menjadi terarah dan dapat dievaluasi dengan baik. Menjalankan strategi berarti menjadi disipilin pada kerja dan konsisten. Sebuah strategi tidak akan langsung berhasil atau pun gagal hanya dalam sekali langkah, kecuali jika Anda tak memahami apa yang Anda kerjakan.

Mencapai kesuksesan dalam sebuah bisnis

Ada yang meminjam uang pada saudara, meminjam uang ke bank atau kamu bisa juga mengandalkan investor. Jadi, kamu harus bisa memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam menjalankan usahanya ini. Mereka berpikir bahwa mereka harus berfokus pada hasil sehingga Anda akan tetap termotivasi dan produktif sepanjang waktu. Yang terpenting adalah Anda harus berfokus pada proses, bukan hasil. Ketika Anda berfokus pada proses, Anda berfokus dengan tindakan yang harus dilakukan. Apabila bisnis yang Anda jalankan mulai berkembang dan menghasilkan pendapatan.

Inovatif di sini berarti kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan persoalan-persoalan dan melihat peluang yang potensial. Presiden Jokowi, Mendikbud Nadiem, dan juga jutaan pengusaha lainnya tentu tidak sembarangan dalam merintis usahanya. Ada karakter dan sifat yang diperlukan untuk menjadi seorang wirausahawan. Bermodalkan Rp750 ribu ia mulai membeli ikan dari tempat pelelangan dan mulai memasarkannya ke sejumlah restoran yang berada di Pangandaran. Setelah mengalami kesulitan di awal usahanya, seiring berjalannya waktu Susi berhasil menguasai pelelangan ikan di Pangandaran bahkan hingga melakukan ekspor ikan dan lobster. Menyajikan berita Indonesia yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Tentunya hal ini harus didukung dengan riset atau survey yang dapat dituangkan dalam menentukan strategi bisnis. Akhirnya, pada tahun 1976 Steve Jobs bersama dengan rekan sekaligus sahabat Steve Wozniak memulai bisnis yang dinamakan Apple. Sekarang, net value dari usaha yang dibangun dari garasi belakang rumah Steve ini sudah mencapai 1 triliun dolar AS. Pengusaha yang satu ini adalah founder dari perusahaan komputer yang bernama Dell. Pasti Anda sudah cukup acquainted nama model yang satu ini, bukan? Setelah itu, Plank sudah berhasil menjual milyaran potong dari baju olahraga Under Armour.

Setelah bekerja selama 3 tahun, Ferry merasa bahwa ia tidak bisa berkembang di perusahaan tersebut. Ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2 di bidang Bisnis di Harvard. Baru satu semester di Harvard, Ferry memutuskan untuk keluar dan membangun Traveloka.

Sehingga tidak ada keinginan melakukan sesuatu semaksimal mungkin meskipun Anda memiliki tujuan. Padahal, kerja keras adalah salah satu kunci dalam keberhasilan. Pada usia 23, dengan modal Rp500 ribu dari ibunya, Saleh memulai bisnis pembuatan banner sekolah. Usianya masih muda, sekitar 26 tahun, dari sana berbagai jabatan dia raih dalam perusahaan yang berbeda. Di tengah-tengah kesibukannya mengurus perusahaan, Saleh masih punya cita-cita akan pendidikan yang belum tuntas. Ia mengambil kuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Krisnadwipayana , Jakarta.