Cara Mengatasi Konflik Di Masyarakat

Dan integritas dibangun melalui tiga unsur penting yaitu nilai-nilai yang dianut oleh Si Pemimpin , konsistensi, dan komitmen. Nilai-nilai tersebut merupakan pegangan dari si pemimpin dalam bertindak. Intergritas ini akan semakin kokoh jika si pemimpin memiliki konsistensi antara apa yang diucapkan dengan apa yang PGS dilakukan dan memiliki komitmen terhadapnya. Bila tidak memiliki integritas, kita akan kehilangan kredibilitas karena orang lain akan menjauhi kita untuk menghindari kekecewaan. Banyak penyajian tulisan yang berbeda untuk memberikan rekomendasi tata kelola pelaku pengadaan, termasuk yang dikemas dalam tulisan ini.

Meskipun demikian, tak berarti kalian sama sekali dilarang melakukan kerja sama tim. Hal ini lebih karena kalian harus punya sikap percaya diri terhadap keahlian yang dimiliki. Menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh saat kalian melakukan tugas profesional adalah kewajiban akuntan. Terkecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum yang mengharuskan kalian untuk mengungkapkannya.

Berbeda dengan profesi akuntan sebelumnya yang mana kalian perlu memembuat laporan keuangan, akuntan pendidik bertugas dalam proses pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan bidang akuntansi, dan menyusun kurikulum di berbagai tingkat pendidikan. Geospasial adalah lokasi atau posisi objek yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang mengacu pada sistem koordinat nasional. Dalam menjalankan kegiatan survei dan pemetaan untuk menyediakan informasi geospasial, BIG dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui koordinasi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Setelah ada putusan, kontrak yang ada di antara para pihak tetap berlanjut, karena tujuannya bukan untuk memutus kontrak yang ada. Berdasarkan pengalaman kami hal tersebut hanya terjadi dalam arbitrase, dikarenakan poin utama dari para pihak untuk mencari jalan keluar dari masalah yang ada sehingga menguntungkan para pihak (win-win solution).

Jika para pihak tidak memiliki kekuatan yang tidak seimbang, perundingan dapat juga berlangsung, tapi pihak yang kuat mungkin memanipulasi dan mengeksploitasi pihak yang lemah. Gary Goodpaster mengemukakan “mediasi adalah proses negosiasi pemecahan dan netral bekerja dengan pihak yang bersengketa untuk membantu mereka memperoleh kesepakatan perjanjian dengan memuaskan. Berbeda dengan hakim atau arbitrase, mediator tidak mempunyai wewenang untuk memutuskan sengketa antara pihak. Namun, dalam hal ini para pihak mengusahakan kepada mediator untuk membantu mereka menyelesaikan persoalan-persoalan diantara mereka. Sementara pihak yang bersengketa sangat membutuhkan kepastian hukum dan berharap mendapatkan rasa keadilan.

Bekerja sama untuk menyelesaikan suatu masalah

Bangsa indonesia merupakan bangsa yang terkenal dengan kemajemukannya terdiri dari berbagai suku bangsa dan hidup bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia dibungkus semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dalam kemajemukan tersebut dikaitkan dengan modernisasi dan kemajuan zaman, maka menimbulkan dua sisi mata uang yhang berbedda dalam hal mengikuti alur modernisasi dan kemajuan zaman. Namun akibat perkembangan, masyarakat adat menjadi tersingkir karena dianggaap primitive dan tertinggal dan butuh sentuhan lain agar mereka menjadi tidak tertinggal.

Pakar sosiologi Lewis A. Coser melihat katup penyelemat sebagai solusi yang dapat meredakan permusuhan antara dua pihak yang berlawanan dalam suatu masyarakat. Konsep kerjasama yang dijalin oleh lembaga pendidikan mungkin lebih cocok jika dikatakan sebagai kemitraan. Secara singkat dapat dijelaskan bahwa kemitraan merupakan bentuk kerjasama formal yang digalang antar perorangan, kelompok, atau instansi dan organisasi. Kelancaran seluruh program kerja lembaga pendidikan akan memudahkan lembaga terkait untuk meraih misinya memajukan pendidikan demi generasi muda Indonesia. Untuk itu sekolah perlu didukung oleh berbagai pihak dan aspek, mulai dari SDM, sarana, dan keuangan.

Ketika seseorang terus mengabaikan atau malah mengelak dari permasalahan, maka sudah dapat dipastikan ia akan menuai kesulitan dalam kehidupannya karena terbelit dengan permasalahan yang dihadapinya. Akan tetapi, ketika setiap permasalahan segera dicarikan jalan keluar/penyelesaiannya, maka orang tersebut akan mudah untuk menjalani hidupnya yang tidak terbebani oleh permasalahan yang dihadapinya. Meski juga bukan hal yang mustahil dapat diselesaikan dengan pendekatan resolusi konflik. Kesepakatan sejumlah pihak atas sebuah hal yang dilakukan secara sadar, bersifat kolektif karena melibatkan banyak pihak. Sebelum terjadi pengambilan keputusan, biasanya terjadi perdebatan dan persoalan yang melandasinya sehingga diperlukan upaya bersama untuk mencapai kesepakatan. Pendekatan resolusi konflik adalah penggunaan cara-cara yang demokratis dan konstruktif dalam menyelesaikan konflik.

Semoga dapat menjadi bahan i’tibar untuk ikhtiar perbaikan pelaksanaan pengadaan melalui pengelolaan sumber daya manusia yang lebih handal. Dalam pelaksanaan dan pengendalian kontrak, PPK juga memiliki tanggung jawab dalam hal perubahan kontrak dan menilai bahwa Penyedia mampu menyelesaikan Pekerjaan dapat tidaknya memberikan kesempatan Penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan . Ketika PA/KPA tidak mengangkat PPK atau tidak melimpahkan kewenangannya / tidak menugaskan kepada PPK, maka PA/KPA menjalankan kewenangan yang dimiliki PA/KPA dalam pengadaan, dan menjadi pihak yang melaksanakan tugas yang harusnya dilakukan oleh PPK. Tentunya dalam hal ini PA/KPA dapat dibantu oleh Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, atau pihak lain seperti Tim Teknis, Ahli, dan Tim Pendukung. Perencanaan pengadaan disusun oleh PPK, untuk selanjutnya PA/KPA menetapkan dokumen perencanaan pengadaan tersebut. Proses dari PPK yang menyusun kemudian PA/KPA yang menetapkan membentuk suatu skema bahwa PPK perlu menjelaskan sedemikian rupa tentang perencanaan yang telah disusun kepada PA/KPA, sehingga PA/KPA memahami dan menyepakati perencanaan tersebut.

Para pihak diberikan keleluasaan waktu dalam melakukan mediasi baik di dalam ataupun di luar persidangan. Sekalipun demikian, proses mediasi tetap dalam pengawasan Majelis Arbiter agar tidak menjadi berlarut-larut tanpa kepastian penyelesaian. Dr. Dadang pun mencontohkan masalah perawakan pendek yang menjadi perhatian Indonesia akhir-akhir ini. Permasalahan stunting bukan hanya memerlukan perhatian dari segi kesehatan saja. Media komunikasi semestinya dapat berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan bernutrisi bagi anak untuk mencegah stunting. Kedisiplinan merupakan bagian dari nilai yang terkandung dalam Pancasila untuk melindungi kepentingan bersama.